Semakin Ku Sayang,Semakin Ku Egois
Aku belumlah sempurna dalam mengerti dirimu seutuhnya. Keegoisan menguasai emosiku. Mengalahkan kewarasanku dalam memaklumi segala aktivitasmu. Aku tahu,aku mulai bertindak protektif. Segala tapi-tapi mungkin tak kan ada gunanya untuk ku jadikan alasan. Sebab,disini aku yang salah. Aku yang tak bisa mengatur emosiku. Aku yang tak sanggup menabahkan kesabaranku. Dan kamu,tidaklah salah dalam hal ini. Kasih,inilah kekuranganku. Aku menjadi mengerikan saat perasaanku semakin dalam padamu. Maafkan aku. Sekali lagi,maafkan aku yang tak bisa berhenti menduga-duga hal yang tak baik tentangmu. Aku tak ingin seperti ini,sungguh. Namun aku tak tahu harus bertindak seperti apa agar membuat hatiku sendiri yakin pada setiap kabarmu yang menghilang. Tolong jangan menyerah denganku. Bagaimanapun,aku masih ingin mempertahankan kita. Bagaimanapun,aku sedang berusaha memperbaiki diriku sendiri. Bertahanlah. Ku mohon.