Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

HUT RI Love Story

          Untuk menyambut kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini,aku mau share tentang sebuah pengalaman bocah kecil yang dewasa sebelum waktunya. PERINGATAN! Untuk tokoh dan beberapa hal yang menyangkut privasi individu di cerita ini saya samarkan. Jadi kalau ada yang merasa,mohon untuk tidak tersinggung tapi boleh tersunggingkan senyum kalian.           Tradisi menyambut HUT RI ini adalah diadakannya lomba di setiap sekolah. Termasuk sekolahku saat itu. Dalam satu gerbang,ada dua sekolah. Jadi,mau tidak mau kami semua harus berbagi lapangan. Sesungguhnya ini lapangan cukup luas. Dan seolah menjadi tradisi bahwa sekolahku dan sekolah depan sudah mempunyai kesepakatan batas wilayah teritorialnya masing-masing.           Perlombaan saat itu berlangsung meriah di kedua sekolah yang berhadapan. Di sekolah,kelas hanya terdiri oleh kelas A dan kelas B. Aku saat it...

Kita dan Masa Lalumu.

          Apa salahnya jika aku mencintaimu? Meskipun aku tahu siapa statusmu untuknya. Dia tak pernah peduli. Dia memilih mematahkan hatimu dan pergi mencari penggantimu. Dia tak pernah mau tahu bagaimana repotnya aku menenangkan desakkan luka di hatimu.           Dia temanku,itu benar. Dan kau adalah mantan kekasihnya,itu juga benar. Diantara kalian pernah ada sebuah perasaan istimewa tapi semuanya sudah lama berakhir. Hakku jelas bisa mendekatimu. Namun kenapa setelah bertahun-tahun aku merangkai lagi hatimu,dia datang  menawarkan cinta?           Aku tak pernah bayangkan rasanya semenyesakkan ini. Melihatnya duduk di boncenganmu dengan memeluk mesra pinggangmu. Bermanja-manjaan padamu saat hujan lebat yang mengguyur malam itu. Memanggilmu dengan sebutan “ sayang ” serta menghirup parfum di tubuhmu. Dan aku benci akan hal itu. Aku mengerti,dia tak pernah...

Dampak Sendiri dan Berpasang-pasangan.

          Tahu status single? Seseorang yang memilih untuk sendiri tanpa ada pendamping sebagai tempatnya berkasih sayang. Semua orang punya hak untuk menjalani hidup dengan status “sendiri” atau “berpasang-pasangan” dalam artian bahwa orang yang memilih sendiri bukan berarti bernasib malang. Bisa jadi,orang yang memilih sendiri itu masih menanti pasangan yang tepat atau malahan sudah memiliki pujaan hati namun belum bersatu di waktu yang tepat.           Rintangan yang sering menghampiri orang-orang yang memilih single ini adalah dianggap sebagai PHO alias Perusak Hubungan Orang. Sebagai seseorang yang sudah merasakan di tuduh PHO dan juga posisi sebagai “kekasih pencemburu”,aku mendapatkan begitu banyak pelajaran. Mungkin di kalangan anak-anak remaja,pacaran dengan cemburu yang merebak kemana-mana itu adalah hal yang biasa. Namun sebenarnya,ini adalah gaya pacaran dengan tipe kekanak-kanakan. Bayangkan saja,...

Sebatas Penghibur

          Aku hanya mampu hadir di detik-detik kantukmu menyergap. Bersama khawatirku yang meluap-luap. Bersamaku,hanya penat yang bisa ku musnahkan. Menentramkan hatimu yang sesak dengan segala peristiwa pada duniamu yang selalu membuatku kebingungan. Pada mata yang mulai terpejam perlahan-lahan,ku lantunkan doa di dalam hati sebagai nyanyian tidur yang nyenyak.           Setiap pergimu,aku membiarkan harapan itu tumbuh hingga kau kembali di hadapanku. Dengan segala kerelaan,aku membiarkan cerita kita tertulis dengan sendirinya. Takdir datang dan pergimu bukan lagi menjadi hal yang bisa membuat isi kepalaku serasa meledak-ledak. Biarkanlah rindu dan gelisah membayangi langkahku tanpamu. Satu sisi yang aku percayai,aku tetap akan setia menantimu disini. Membebaskanku dari jerat-jerat luka yang menari-nari di hati.           Percayalah satu hal,kemanapun kau bawa ...

Menanti Senja Kembali.

          Semilir angin bersama deburan ombak yg menyentuh kaki-kakiku menambah kesan senja menyapa dengan ramah. Meyusuri bibir pantai yg tampak indah dengan bias cahaya matahari tenggelam di penghujung pantai di seberang sana. Ada sebaris doa yang ku sematkan bersama datangnya senja ini. Sejuntai harapan untuk bisa menatap matamu dan mendapatkan senyuman yang menghangatkan jiwa. Mengusir sepi yang terlalu banyak berkeliaran kemana-mana.           Harapku masih sama. Doaku masih yang lama. Hanya namamu yang masih setia ku jaga bersama segala kenangan yang selalu menyapa. Di pagi yang buta,aku menanggalkan rindu yang tertunda. Di malam yang gelap gulita,aku mengundangmu dengan andai-andai yang masih bergentayangan di dalam pikiranku. Cepatlah kembali dan jemput aku sebagai wanitamu.