Karena Aku Yakin.
Sesekali,aku ingin mengajakmu mengunjungi kenangan kita. Melihat-lihat kembali perjuanganmu juga usahaku dalam menyambut cinta darimu. Sebab kau harus tahu,bahwa ketika semuanya ini kau akhiri. Maka pihak yang paling merugi adalah dirimu. Dahulu,kau dengan sabar menanti aku menyambut hatimu. Dahulu,kau berkorban mati-matian untuk menarik perhatian dariku. Jika kau mengingatnya,dahulu ada seorang lelaki yang setengah mati mengkhawatirkanku jika hampir larut malam tak juga pulang kerumahnya. Dahulu,ada seorang lelaki yang selalu menemani aku belajar hingga ia terkantuk-kantuk. Dan dahulu,ada seorang lelaki yang rela jam tidurnya diganggu oleh panggilan teleponku jika aku sedang mengeluh sakit. Dan yang aku tahu,seorang lelaki itu adalah kamu. Kamu yang akhirnya ku pilih untuk menjadi kekasihku. Lalu sekarang,mari kita beranjak ke masa s...