Perihal Masa Lalu
Perihal masa lalu,sebenarnya aku tidak mau repot-repot mengurusnya. Aku percaya kau juga bisa mengurusnya. Pun jika kau berniat berdamai dengannya, tentunya setelah hatimu benar-benar pulih dari semua hal yang menyakitimu di masa lampau. Akupun juga sama sepertimu. Punya masa lalu dan tentu punya luka yang cukup mendalam. Setelah bersama, kita putuskan untuk melupakan kisah yang silam. Kita obati bersama-sama hati yang patah. Lalu, setelah bisa bernafas dengan lega, kita sepakat untuk bersama dan sepaket untuk melupa. Tapi nyatanya rintangan dalam hubungan kita terlalu banyak di ganggu oleh orang-orang masa lalu. Dariku, ia yang dulu sangat begitu ku cintai sepenuh hati kembali datang dengan penuh pengharapan untuk bersama kembali. Dan kaupun mengeram dengan dada yang di penuhi rasa takut. Katamu, kau takut kehilanganku. Kau berharap aku tetap memilihmu di sisi. Dan ya, ku lakukan untuk mu. Sedang darimu, ia yang dulu kau patahkan (juga) masih berharap kau bisa kembali dan me...