Lucu.
Kadang aku kehabisan akal dan kesabaran jika menghadapi tingkahmu. Di mulut,kamu berkata tidak namun di belakangku ternyata kamu telah menyemai luka. Kali ini,apa alasan yang akan kamu gunakan untuk menyangkal semua fakta tentang dia dan dirimu yang telah ku temukan,sayang? Mengapa sekejam ini kamu meremukkan hatiku? Sehancur ini kamu menusuk rasa percayaku? Awalnya,aku tak ingin peduli apa kata orang tentangmu. Yang aku yakini dan percayai selama ini adalah kau setia padaku. Walau sejujurnya,aku terusik akan pengaduan banyak orang tentang dirimu;aku memilih untuk tidak peduli. Lantas,apakah ini balasan yang aku dapatkan darimu,sayang? Aku mengira bersamamu bisa ku titipkan percaya tanpa perlu takut kecewa. Aku berharap denganmu bisa ku curahkan segala rasa. Namun nyatanya kamu telah menyiapkan luka hebat untukku. Sangat membekas dan ...