Harusnya Sadar
Jika kau terlalu sibuk dengan dunia dan segala urusanmu,lebih baik selesaikan saja dulu semuanya. Baru setelah itu datang padaku. Jangan sebentar muncul lalu sekejap menghilang. Pada awalnya aku terlalu banyak menuntut padamu. Setelah ku pikir-pikir,sikap seperti ini tak pantas untuk di pertahankan. Sebab,jadinya kau ku abaikan dan hubungan kita terasa merenggang. Tadinya ku kira,jika aku sudah memaklumi keadaanmu. Maka kau bisa sedikit sadar dengan kebutuhanku dalam meminta waktumu. Aku tak marah pada hobimu. Aku juga tak melarang kau bermain dengan temanmu. Tapi ingatlah pada aku. Aku yang masih butuh kabarmu. Aku yang masih butuh waktumu untuk berbagi cerita. Begitu banyak hal yang kau minta untuk ku pahami,tapi mengapa kau juga tak bisa memahami satu kebutuhan pentingku itu? Mengalah terus menerus bukanlah pekerjaan yang mudah. Saat setiaku di pertaruhkan, kau menghilang entah kemana. Ya,aku menanti dan terus menanti lelakiku memberi kabar,namun entah kenapa ponsel itu...