Lelaki keras kepala.
Pukul 01:12 WIB getar ponselku membuyarkan konsentrasiku membaca novel. Sebuah chat darimu menyapa. Belakangan ini kita sering bercengkrama di pesan pribadi. Membahas hal-hal yang terkadang membuat kita tertawa tentunya selain membahas masa lalu kita yang saat ini sering kita jadikan bahan candaan. Kau cukup perhatian tentang jam tidurku yang ekstrim. Tentang kebiasaanku yang senang mengurung diri dirumah daripada menikmati dunia luar. Jujur aku sangat tersentuh dengan segalanya. Sifatmu yang senang blak-blakan jika berkomentar membuat dirimu tampak apa adanya. Tak ada kejaiman juga tak ada hal-hal yang di buat agar kau tampak hebat. Tak jarang terkadang kita senang beradu mulut karena perbedaan pendapat. Suku batak yang identik dengan watak keraspun melekat padamu. Tapi aku tahu,kau sebenarnya sungguh khawatir pada kesehatanku. Di balik keras kepalamu,ada seberkas kecemasan yang berusaha k...