Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Dia.

      Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk jatuh cinta. Mempunyai cara yang khusus untuk mengekspresikan perasaannya. Tak ada satu orangpun didunia ini yang tahu kepada siapa dan mengapa dia jatuh cinta. Begitu juga dengan kita. Kita hidup dalam lintasan yang sama,namun tak pernah saling bertabrakan. Tapi,siapa yang akan menyangka bahwa kita yang tak pernah ingin saling mengenal harus merasakan perasaan yang berbeda ketika keadaan menjebak kita?       Kamu bukan pria idaman saya. Begitu juga dengan kamu. Saya wanita yang senang dengan humor,sedangkan kamu pria yang senang dengan keseriusan. Kita berbeda. Baik sikap maupun sifat. Saya senang berbicara,sedangkan kamu senang menyimpan rahasia. Saya selalu ceroboh melakukan sesuatu dalam beberapa hal,sedangkan kamu pria yang selalu bertindak hati-hati. Tapi,bukankah perbedaan bisa menyatukan dua hati yang berbeda? Tak peduli seberapa menyebalkannya kamu,seberapa membosankannya kamu,kamu...

Kenangan..

Saya selalu mencoba tegar ketika berulang kali kenangan tentang saya dan kamu menguap di dalam ingatan saya. Sudah cukup lama saya menjalani kehidupan saya tanpa kamu. Dan saya merasa saya (bisa) baik-baik saja. Tak ingin terbawa arus kenangan namun jauh disudut hati saya,saya selalu memberontak. Memaksa saya mengikuti segala skenario kenangan indah saya dan kamu sewaktu menjadi kita. Apa kabar kamu saat ini, seseorang masalalu yang masih sering hadir dalam ingatan saya? Apakah kamu baik-baik saja setelah kepergianku dari sisimu? Seberapa hancurkah perasaanmu saat harus lepas dari kekanganku? Dalam doa saya,namamu masih belum absen saya sebut. Ntahlah,saya masih merasa khawatir denganmu. Saya berharap semoga hidup kamu masih tetap berjalan dengan baik. Tidak seperti saya. Perasaan saya tak se-sehat kesehatan fisik saya. Saya benar-benar hancur tanpa kamu. Meskipun sayalah penyebab akhir dari kisah kita. Sayalah yang memutuskan berhenti berjuang bersama kamu. Berhenti mencintai sosok...

Masa Lalu

       Mungkin aku cukup sepele tentang kenangan bersamamu. Kenangan dimana aku tak pernah tahu apakah aku sudah menghapusnya atau tidak. Bayang-bayangnya di awal tak pernah sedikitpun menggangguku. Namun dengan secara perlahan tapi pasti,kenangan itu menyita waktuku. Setiap detik,menit,jam yang ku lalui bersamamu terus menerus berputar bagaikan slide show di kepalaku. Entah apa sebabnya ini bisa terjadi. Ada rasa marah,kecewa dan juga rasa benci saat kenangan itu hadir di fikiranku. Bagaimana caramu menyakitiku,membiarkan aku terluka entah untuk keberapa kalinya hanya untuk mempertahankan sosokmu. Namun,aku tak dapat jua memungkiri ada rasa haru dan bahagia ketika kenangan-kenangan indah saat kita bersama hadir. Mereka seakan ingin mengalahkan aku. Aku yang berusaha menghapus kenangan tentangmu atau aku yang mencoba berdamai dengan masa lalu. Jauh di sudut hatiku yang paling dalam,aku berjanji. Kenangan apapun yang membayangiku,baik itu kenangan mani...