Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Melupakanmu Seutuhnya.

          Semelelahkan ini rupanya menghadapimu. Mempertahankan apa yang ku percayai di dalam hati agar segera kau miliki. Kau memilih diam. Mengabaikan segala yang diam-diam telah ku tunjukkan. Berhargakah hati ini untuk kau miliki? Menggenggam cinta ini begitu rumit. Hingga aku berulangkali merasakan jatuh bangunnya. Berusaha sekuat mungkin untuk memastikan kau melihat apa yang ku perjuangkan juga tak bisa membuat hatimu luluh. Jujur,ada beribu kekhawatiran yang setiap detiknya menggodaku. Ada sejuta caci makian atas sikap bodohku yang masih membiarkan kau bersemayam bersama angan-angan yang aku sendiripun sadar takkan pernah terjadi.Aku mencoba menyerahkan segalanya pada Sang Pemilik Hati. Mengikhlaskan segala hal yang sekiranya akan ku lupakan nanti. Tapi mengapa rasanya semakin sulit aku menanggalkan namamu? Tuan,mungkin ini terakhir kalinya aku mengakui segalanya. Kelelahan ini membuatku tertatih-tatih menyadarkanmu. Sudah saatnya aku berhenti me...

Jarak.

          Matahari masih belum tampak. Kegelapan masih mendominasi warna langit yang tampak biru mendung. Sesekali embun pagi menyapaku bersama hawa dingin yang menyentuh permukaan kulit wajahku. Sejak beberapa hari belakangan ini,aku menjadi penikmat pagi buta. Tidak biasa memang,mengingat biasanya aku lebih memilih bergelut di selimut daripada mengenakan celana training lengkap dengan jaket tebal untuk melakukan aktivitas baruku semenjak kau tak ada dalam jarak pandangku lagi.           Kini aku lebih memilih berlari pagi sendirian. Menikmati udara pagi yang merasuki rongga-rongga pernafasanku sekaligus menetralisir pikiranku tentangmu. Semalaman aku membiarkan memori berisikan dirimu merasuki pikiranku. Merusak-rusak segala ketahanan hati menjadi bulir-bulir yang akhirnya tak bisa ku bendung lagi. Kesadaranku terenggut saat bayang-bayangmu datang berbondong-bondong menghakimi sesak yang ku tahan selama ini....

Berbagi Pengalaman^^v

          Pernah punya pengalaman horror gak sih? Mungkin sebagian dari kalian belum pernah sama sekali,tapi kali ini aku mau share tentang pengalamanku yang bisa di bilang sedikit horor. Jadi,jangan lupa siapin tisu karena cerita ini benar-benar menyedihkan melebihi drama-drama korea yang aku tonton *abaikan*           Pengalaman pertama ini saat seluruh penghuni rumah pada pergi kecuali saya sendiri. Saat itu ceritanya,aku pengen banget minum teh manis dan itu siang hari di sertai mati lampu. Alhamdulillah nya cuaca saat itu cerah meskipun tidak secerah hubungan aku dengan gebetan *malah curhat-_-* singkat cerita karena air panas di dispenser tidak lagi panas,terpaksa deh masak air *biar mateng!!!/abaikan lagi* Nah dirumah itu kalau ke dapur enaknya buka pintu dapur,karena angin di daerah dapur itu banyak yang lewat jadi sejuk gitu. Sembari menunggu air itu mendidih,pikiran aku berkelana entah kemana di dep...

Tak Lagi Ada

          Kedatanganmu membuat pikiranku terkejut kembali. Sebab setelah pergimu,aku harus jatuh bangun untuk bisa menjadi diriku lagi yang seutuhnya. Kau membawa separuh dari kehidupanku dan merusak segala kerja tubuhku yang merasa kehilanganmu. Sejatinya,tidak ada seorangpun yang mau menampung kesalahan yang sama. Begitupun juga diriku. Kau merusak kehidupanku setelah membuat hari-hariku begitu indah.           Ku beritahu pada dirimu,bahwa luka atas kepergianmu membuatku enggan kembali. Setelah kau menghancurkan hati yang memperjuangkanmu mati-matian. Hati yang meskipun kau bolak-balik namun tetap berusaha bertahan untukmu. Sadarlah,kau membunuh hatiku. Kau juga membunuh segala harap yang ku impikan. Kenapa baru sekarang kau datang dan merasa menyesal? Kenapa tidak pada saat aku benar-benar berharap di sambut hangat oleh cintamu?           Semuanya percuma...

Auntie yang Baik.

Kejadian ini terjadi di hari minggu,dimana saat itu aku terpaksa membatalkan janji sama teman-teman tetangga untuk jogging pagi karena mami *panggilan sayang* tiba-tiba ngetuk pintu kamar aku jam 05.15 WIB sambil teriak “Sholat…sholat..nantik jam 8 wakilin si Srik *nama disamarkan* ya,dia ada perlombaan senam” Singkat cerita setelah siap dandan pukul 08.05 WIB alias telat si mami udah marah-marah takut si Srik ketinggalan lomba. Akhirnya perjalanan di persingkat dengan ngebut oleh abang iparku. Sampai di rumah,si Srik malah lagi asik nonton kartun *asem ini anak-_-* aku cepat-cepat suruh dia ambil semua bawaannya dan kami meluncur ke arena perlombaan. Ternyata setelah sampai,itu gedung masih terkunci dan hanya ada beberapa peserta yang setia nungguin di depan pintu gedung *oalah dalah*. Jujur ini adalah kedatangan aku kedua kalinya ke tempat ini. Dulu pernah juga nerima tawaran kakak ngeliatin keponakan-keponakanku latihan senam dan aku ga kuat ngeliat latihan mereka yang menuru...

'Almost Lover'

           Your fingerstips across my skin,the palm tress swaying in the wind. Images… Masa lalu yang menyakitkan itu membuatku gamang hanya untuk memegang cinta yang sebenarnya sudah sejak dulu ku rasakan padamu. Aku terlalu buta mengamati gerak-gerikmu juga terlalu lambat mengartikan respon tubuhku yang menginginkan kehadiranmu di sisiku.           You sang me Spanish lullabies,the sweetest sadness in your eyes. Clever trick… Kau begitu mendalami setiap hal yang ku suka. Mengikuti segala yang ku senangi hingga akhirnya menjadi bagian dari dirimu juga. Lagu-lagu yang selalu kita dengarkan bersama,masih begitu ku ingat. Bahkan tanpa ku sadari,aku menghapalnya untuk bisa ikut bernyanyi bersamamu suatu saat nanti.           Well,I’d never want to see you unhappy… Sedikitpun aku tidak pernah berpikir bahwa kehadiranku mengganggumu. Aku berpikir bahwa setiap can...