Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Tentang Kamu.

            Saya sangat kesal ketika lagi dan lagi saya tak berhasil menuangkan kisah saya dan kamu kedalam sebuah cerita yang saya tulis. Saya ingin mengungkapkan rasa yang terombang ambing ini melalui tulisan saya. Namun,saya selalu menemui kegagalan. Saya mencoba mendengarkan lagu-lagu yang dulu kita klaim sebagai lagu kita untuk bisa membantu saya menuangkan tentang kamu dalam lembar putih Microsoft Word ini. Tapi nyatanya tak berhasil. Saya mencoba mengingat pahit dan indahnya kisah kita agar saya mendapat gambaran tentang kamu,namun gagal lagi dan lagi.             Apa sebab ini bisa terjadi dengan saya? Apakah kamu sesulit itu untuk saya jabarkan? Apakah semisterius itu sosokmu dalam sudut pandang saya? Kamu terlalu ambigu bagi saya. Tingkah lakumu,tatapan matamu,ke-otoriteranmu dan juga kekonyolanmu membuat saya merasakan campur aduk. Kadang kamu menunjukkan seberapa peduli kamu terhadap...

Sebisaku

            Selalu ada rasa bimbang saat hati menetapkan pilihan untuk menunggu sosoknya. Selalu ada rasa tak rela jika harus menghentikan segala usaha. Seperti aku. Aku yang tak pernah ingin berharap terlalu banyak dalam menjalani hari-hariku sembari menunggumu untuk datang menjemput hatiku, menggenggam tanganku dengan hangat. Tapi aku tak bisa apa-apa. Tak berdaya ataupun tak bertenaga untuk berhenti sejenak. Berhenti menunggumu di persimpangan rasa ini.             Ada banyak kenangan yang terjadi diantara kita. ada banyak cerita yang kita miliki. Hanya kita. Sebisaku,untuk tidak menoleh ke belakang. Sebisaku,untuk tidak terpengaruh pada cerita cinta yang menyenangkan di masa lampau. Tapi,aku bukanlah manusia yang sempurna. Sebisaku,untuk menghalau segalanya. Maka sebisaku juga bayangan kenangan itu datang. Bukannya aku tak penah berusaha berhenti menunggumu disini. Aku melakukannya dengan ba...
Sosoknya..             Dia seorang yang tak pernah ku sangka. Tak pernah ada niatan sedikitpun untuk menjatuhkan hatiku kepadanya. Bukan tipe laki-laki yang menarik untukku. Meskipun wajahnya lumayan menarik. Sangat membosankan. Namun nyatanya kini aku terjebak pada pesonanya. Pesona yang bahkan sampai detik ini tak pernah pudar ataupun padam.Dia pendiam. Laki-laki yang terobsesi dengan pelajaran. Jarang tertawa. Cuek. Banyak hal-hal misterius yang melekat padanya dan aku tak pernah tertarik pada dunianya. Berbeda dengan diriku yang banyak tertawa. Tak terlalu peduli pada pelajaran dan banyak tingkah (cukup aktif). Tapi siapa yang dapat menyangkanya? Setelah berada dalam planet yang sama tanpa mengganggu kehidupan masing-masing. Takdir mempertemukan kami. Situasi menjebak aku dan dia untuk bersama. “Ini neraka bagiku!” seperti itulah aku mengumpat dalam hati. Namun wajahnya datar-datar saja ketika ia ditempatkan untuk menjadi p...