Karena Aku Rindu
Aku rindu pertengkaran kita.
Saat kau diamkan kemarahanku. Saat dimana hanya pelukmu yang menjelaskan begitu
menyesalnya dirimu. Saat dimana pukulan di dadamu tak lagi mampu menandingi
kecepatan air mataku yang jatuh begitu saja tanpa ku perintahkan.
Aku rindu menghabiskan waktu
bersamamu. Tanpa ponsel di genggaman tanganmu. Tanpa abai yang menghapus
kehadiranku. Hanya ada kau dan aku dengan segudang obrolan yang membuat kita
lupa akan senja.
Aku rindu dengan cemburumu
yang liar. Dimana kemarahan selalu merasukimu. Dimana setiap tindakanku
terlihat begitu menyebalkan bagimu. Dimana pada akhirnya dengan wajah
malu-malu,kau mengakui benci melihatku terlalu dekat dengan laki-laki selain
dirimu.
Dan,akhirnya aku merindukan
kehadiranmu di sisiku. Karena aku suka mendengar tawamu. Karena aku mengagumi
cacianmu. Karena aku menggilai semua lelucon bodohmu. Juga, karena aku baru
menyadari sudah terlalu banyak aku mencintaimu.
Komentar