Karena Aku Yakin.

          Sesekali,aku ingin mengajakmu mengunjungi kenangan kita. Melihat-lihat kembali perjuanganmu juga usahaku dalam menyambut cinta darimu. Sebab kau harus tahu,bahwa ketika semuanya ini kau akhiri. Maka pihak yang paling merugi adalah dirimu. Dahulu,kau dengan sabar menanti aku menyambut hatimu. Dahulu,kau berkorban mati-matian untuk menarik perhatian dariku.
          Jika kau mengingatnya,dahulu ada seorang lelaki yang setengah mati mengkhawatirkanku jika hampir larut malam tak juga pulang kerumahnya. Dahulu,ada seorang lelaki yang selalu menemani aku belajar hingga ia terkantuk-kantuk. Dan dahulu,ada seorang lelaki yang rela jam tidurnya diganggu oleh panggilan teleponku jika aku sedang mengeluh sakit. Dan yang aku tahu,seorang lelaki itu adalah kamu. Kamu yang akhirnya ku pilih untuk menjadi kekasihku.
          Lalu sekarang,mari kita beranjak ke masa saat ini. Dimana jarak mulai menggodamu. Dimana sekarang kau mulai malas memberiku kabar dan dimana sekarang kau mulai pandai membohongi aku. Kau mungkin menganggap kekhawatiran yang ku rasa berlebihan. Tapi kau tidak bisa membodohiku. Sebagai orang yang menyayangimu juga mengenalmu cukup lama. Aku bisa mendeteksi bohong dan jujurmu.
          Aku tahu kasih,ada yang mulai menggoyahkan hatimu. Aku tahu jika di kota sana kau mulai bermain dengan api. Satu perbandingan yang ingin aku sampaikan padamu,apakah kau memang senang melihat seluruh pengorbananmu menjadi sia-sia? Aku bukan perempuan bodoh sayang. Aku tahu di luaran sana,di sekeliling kau dan aku,ada banyak orang yang lebih menarik. Yang akan selalu ada. Yang bisa kau lihat dan kau sentuh jari jemarinya. Tapi jika kau mampu berpikir dengan cermat. Ini bukanlah kesalahan keadaan ataupun jarak. Ini adalah kesalahan kau dan aku yang masih belum bisa beradaptasi dengan keadaan. Jadi,ku mohon sayang. Demi pengorbananmu dan demi rasa yang (pernah) ada di hati kita,mari kita menguatkan hati dari segala godaan yang akan menghancurkan hubungan yang telah kita bangun selama ini.

          Karena aku meyakini,lelaki ku bisa di percaya untuk setia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Am I Wrong?

Cerita Akhir

Kilas balik