Perusak Hubungan Orang?
Kak, jika kau pikir di tuduh
merebut kekasih orang itu adalah hal yang keren,mungkin kau salah. Aku tidak
pernah ada niatan lagi untuk merebut pria milik orang agar menjadi milikku.
Tidak,ketika aku sendiripun pernah merasakan bagaimana sakitnya ada di posisi
wanitanya. Bagiku mereka yang datang hanyalah teman. Tidaklah lebih. Sebab
selama ini aku hanya mendengarkan segala keluhan mereka tentang kekasihnya,lain
dari itu aku hanya menasehati mereka untuk memperbaiki hubungan kalian. Bukan
menghasutnya untuk mengakhiri dan berlari kepelukanku.
Begini,sebelum kau
menuduhku,mungkin ada baiknya kau memperbaiki diri terlebih dahulu. Coba
tanyakan mengapa bisa lelakimu datang padaku? Sedangkan aku tidak pernah
menggodanya. Jadi,tak selamanya ‘perempuan yang bersimpati’ dengan kekasihmu
itu berniat merebut dia darimu. Bisa jadi kaulah penyebab dia melarikan diri.
Bisa jadi kaulah yang tak lagi memberinya kenyamanan. Lantas mengapa
menyalahkan orang lain atas kesalahanmu?
Lain hal jika pada dasarnya
lelakimulah yang tak tahan godaan. Bukankah pria yang setia tetap akan
menunjukkan dirinya setia jika dia memang ingin setia tanpa harus kau minta?
Untuk itu,jangan selalu salah sangka pada perempuan yang menaruh simpatinya
untuk hubungan kalian. Bisa jadi karena dialah,kalian bisa memperbaiki yang
renggang menjadi erat. Meski kemungkinan berpisah yang sebenar-benarnya
berpisah juga ada.
Komentar