Am I Wrong?
Sedih.. Tentu.
Amat sangat sedih.
Dalam hati "kenapa hanya lukanya yang di lihat oleh khalayak? "
Tapi logika menjawab, "ya mungkin ini bedanya kamu dan dia"
Dia.. Pernah mendapatkan yang paling berharga tapi tak bisa ia jaga.
Lalu angan-angan yang ku kira mustahil malah terjadi dengan begitu sempurna.
Apa aku salah?
Jika sesuatu yang berharga darinya terlepas oleh sebab yang bukan karena aku.
Apa aku salah?
Menerima angan yang di depan mata menjadi nyata.
Aku tidak merampas.
Aku tidak merebut.
Pun, aku tidak mengemis untuk di kasihani.
Aku juga korban, atas sikap tak suka orang-orang yang tak senang dengan apa yang ku dapat.
Dan hei!?
Aku berusaha. Aku berjuang untuk mendapatkannya.
Semuanya tidak mudah. Berproses.
Meski begitupun, ia tak pernah memperlakukan ku sama.
Walau ku mau dia begini, takkan mungkin ku paksa jika ia memilih seperti itu.
Namun, aku mengalah.
Dengan kebencian orang. Dengan kehinaan yang di lemparkan oleh orang-orang.
Biarlah semua, tanpa harus ku benarkan.
Pun, aku mengalah jika ia memilih seluruh sikapnya atasku bagaimanapun itu.
Yang terpenting adalah satu.
Dia tak pernah pergi walau seterpuruk apapun aku.
Semoga yang dendam, lekas mereda.
Dan yang benci, segera melupa.
Jika boleh memilih, akupun ingin membenci masa lalunya.
Tapi aku ingin sepertinya.
Menerima segala apa yang terjadi di masa laluku.
Berdamai, dan ya aku berusaha untuk itu.
Semoga kamu dan yang lainnya juga bisa.
Komentar