Cinta Vs Bodoh.
Wanita terkadang terlalu lemah dengan perasaannya. Sudah jelas di sakiti berkali-kali,namun masih mempertahankan. Sudah jelas pasangannya tak ingin lagi,namun tetap memaksa untuk bersama. Jujur saja,saya benci dengan wanita yang seperti ini. Karena pada dasarnya,mereka yang terlalu mengemis cinta pasangannya terkesan menggadaikan harga dirinya untuk laki-laki. Mencintai seseorang itu boleh,tapi tidak dalam kadar yang berlebihan. Bukankah hal-hal yang serba berlebihan itu tidak baik?
Berpikirlah untuk wanita-wanita yang sampai saat ini masih mengemis perhatian lelaki. Yang masih bertahan dengan orang yang tidak lagi mencintaimu. Yang masih berpikir kenapa dunia ini begitu kejam. Apakah kalian tidak merasa malu pada orang-orang? Dunia ini di huni oleh beragam manusia dengan berpuluh-puluh juta karakter wajah dan sifat. Bukan hanya lelakimu yang bisa membuat bahagia. Bukan hanya lelakimu yang bisa membuatmu nyaman.
Mulailah belajar bahagiakan dirimu melalui rasa sakit. Kehilangan. Melepaskan. Adalah proses yang akan membawamu menuju kebahagiaan. Terimalah kenyataan bahwa rasa cinta itu sudah mati. Sudah menjadi kenangan yang tidak akan bisa di paksa untuk di ulang lagi. Jangan sia-siakan dirimu dengan orang yang tidak pernah lagi melihatmu. Yang tidak sudi lagi mencintaimu. Yang mungkin saat ini sudah bahagia dengan yang baru. Lantas,apakah kamu masih akan tetap berorientasi di alam pikiranmu yang hanya memikirkan bahwa dia adalah segalanya? Silahkan teruskan mimpi indah kalian. Karena pada dasarnya,cinta harus di ikuti dengan logika bukan hanya dengan modal perasaan. Sebanjir apapun air mata yang kalian keluarkan,tidak akan pernah mengubah keadaan atau bahkan kenyataan bahwa semuanya telah berakhir. Telah berakhir.
Patah hati bukan hanya soal termenung memikirkannya lalu mengatakan akan bangkit dari keterpurukan ini. Tapi patah hati adalah soal usaha untuk berhenti mengingatnya,usaha untuk berhenti menghapus perasaan untuknya dan usaha untuk berhenti menyesali segala kebodohan yang di perbuat. Berikan usaha terbaik kalian untuk berhenti memikirkan yang lalu karena kini saatnya kalian fokus pada keadaan di masa yang akan datang. Kalian bukannya tak bisa move on,hanya tidak mau dan tidak sanggup untuk move on. Dan kenyataan yang paling menampar adalah orang-orang yang tidak mau atau yang gagal move on adalah para pencundang yang haus akan di kasih sayangi dan takut tidak akan pernah di cintai oleh orang lain.
Semoga kalian di berikan kesadaran dalam hal ini.
Berpikirlah untuk wanita-wanita yang sampai saat ini masih mengemis perhatian lelaki. Yang masih bertahan dengan orang yang tidak lagi mencintaimu. Yang masih berpikir kenapa dunia ini begitu kejam. Apakah kalian tidak merasa malu pada orang-orang? Dunia ini di huni oleh beragam manusia dengan berpuluh-puluh juta karakter wajah dan sifat. Bukan hanya lelakimu yang bisa membuat bahagia. Bukan hanya lelakimu yang bisa membuatmu nyaman.
Mulailah belajar bahagiakan dirimu melalui rasa sakit. Kehilangan. Melepaskan. Adalah proses yang akan membawamu menuju kebahagiaan. Terimalah kenyataan bahwa rasa cinta itu sudah mati. Sudah menjadi kenangan yang tidak akan bisa di paksa untuk di ulang lagi. Jangan sia-siakan dirimu dengan orang yang tidak pernah lagi melihatmu. Yang tidak sudi lagi mencintaimu. Yang mungkin saat ini sudah bahagia dengan yang baru. Lantas,apakah kamu masih akan tetap berorientasi di alam pikiranmu yang hanya memikirkan bahwa dia adalah segalanya? Silahkan teruskan mimpi indah kalian. Karena pada dasarnya,cinta harus di ikuti dengan logika bukan hanya dengan modal perasaan. Sebanjir apapun air mata yang kalian keluarkan,tidak akan pernah mengubah keadaan atau bahkan kenyataan bahwa semuanya telah berakhir. Telah berakhir.
Patah hati bukan hanya soal termenung memikirkannya lalu mengatakan akan bangkit dari keterpurukan ini. Tapi patah hati adalah soal usaha untuk berhenti mengingatnya,usaha untuk berhenti menghapus perasaan untuknya dan usaha untuk berhenti menyesali segala kebodohan yang di perbuat. Berikan usaha terbaik kalian untuk berhenti memikirkan yang lalu karena kini saatnya kalian fokus pada keadaan di masa yang akan datang. Kalian bukannya tak bisa move on,hanya tidak mau dan tidak sanggup untuk move on. Dan kenyataan yang paling menampar adalah orang-orang yang tidak mau atau yang gagal move on adalah para pencundang yang haus akan di kasih sayangi dan takut tidak akan pernah di cintai oleh orang lain.
Semoga kalian di berikan kesadaran dalam hal ini.
Komentar