Tak Peru Terburu-buru

          Getar kelima di ponselku sukses membangunkanku dari tidur. Namamu tertera dalam layar dan sekejap sapaanmu terdengar dari seberang sana. Kamu sangat lucu. Melakukan hal-hal yang kekanakan tapi manis bagiku. Katamu,kau melakukan ini agar aku tidak melakukan hal-hal nekat ketika hatiku baru saja patah. Alasan klise,tapi entah mengapa aku begitu suka mendengarnya.
          Beberapa hari ini kamu dan aku harus terpaksa berpisah. Disana ibu,ayah juga saudara-saudaramu begitu ingin bertatap muka denganmu setelah hampir 3 tahun mereka tidak melihat rupamu. Aku ingat saat kau bercerita tentang kepulanganmu ke kota kelahiranmu. Dengan wajah bertekuk kau bercerita tak ingin pulang. Bagimu,3 minggu berada di sana cukup membuatmu merasa bosan. Sebab,tak ada yang bisa kau lakukan selain mengecek seluruh hasil perkebunan milik keluarga. Selain itu,kau juga merasa khawatir dengan flu dan demam yang menyerangku setelah kegiatan organisasi itu.
          Mimik wajahmu juga rengekanmu kini cukup membuatku merasa rindu. Padahal baru 5 hari kau meninggalkanku. Aku tidak tahu apa yang saat ini tengah terjadi pada kita. Yang ku coba untuk pahami bahwa aku senang melakukan percakapan-percakapan konyol hingga larut malam. Menerima panggilan telepon darimu hanya sekedar meminta resep masakan padaku. Lalu, pada akhirnya kau akan mengeluh karena tidak pernah ku bawakan masakan hasil tanganku sendiri. Juga,melakukan hal-hal kecil yang selalu sukses membuatku kesal.

Sejujurnya,aku bersyukur di pertemukan denganmu. Menjadi perempuan pertama yang memiliki kedekatan yang cukup denganmu. Mari kita nikmati saja dulu suasana seperti ini. Dimana kita berusaha untuk saling membahagiakan satu sama lain. Tak perlu terburu-buru,karena akupun tahu bahwa hatimu juga baru saja patah. Setidaknya kita harus mengeringkan luka lama terlebih dahulu untuk bisa menata hati yang baru. Agar kelak masa lalu tahu bahwa kita sudah siap memiliki masa depan yang baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Am I Wrong?

Cerita Akhir

Kilas balik