Teruntuk Kamu (2)

Teruntuk kamu yang telah meluangkan waktu untuk kembali pulang,terimakasih telah menuntaskan rindu ini bersama-sama. Aku sangat bahagia menghabiskan waktu berdua denganmu. Mendiskusikan banyak hal hingga beradu pendapat.
Teruntuk kamu yang akan pergi, jangan pernah lupa bahwa yang disini tetap akan terus menanti kehadiranmu juga kabar darimu. Mungkin selama di tinggalkan olehmu,aku akan lebih sering merengek dan sedikit mengesalkan. Tapi ketahuilah,itu semua karena aku merasa hati ini selalu tak tenang jika tak melihatmu.
Teruntuk kamu yang memiliki sepenuhnya rindu ini, aku menghargai setiap detik yang kita lalui bersama-sama. Ku harap jatah bersamaku dalam 24 jam itu bisa sedikit di tambah. Sebab kau tahu,bahwa di setiap pagi yang datang dan di malam yang larut, rindu selalu menuntut untuk di tuntaskan.
Teruntuk kamu yang ku panggil sayang, jangan bermain api di belakangku selama jarak ini menjurangi kita. Jangan menabur banyak harapan kosong pada wanita lain. Cukup hanya aku dan harus aku yang satu-satunya mengisi seluruh hatimu. Ingatlah,disinipun aku akan menjaga perasaan juga hatimu.
Teruntuk kamu yang ku harap dapat beriringan jalan bersamaku terus menerus,aku mencintaimu. Tanpa perlu alasan. Tanpa perlu gombalan. Ini benar-benar kesungguhanku. Dan ku harap,kaupun juga seperti itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Am I Wrong?

Cerita Akhir

Kilas balik