Ada Aku.

Sayang..aku benci ketika setiap kali kita berada di keadaan yang kikuk ini. Sama sepertimu,akupun ingin menjadi tempatmu berbagi keluh kesah. Melihatmu menyimpan segala kerumitan itu juga membuat hatiku tak tenang. Aku khawatir melihat kekasihku murung sepanjang hari. Aku memang tak bisa menjadi sepertimu yang mampu memperbaiki mood pasanganku sendiri. Tapi setidaknya,aku ingin menjadi rumah keduamu. Rumah yang selalu ada di setiap kau butuh ketenanganmu.

Pelukanku mungkin takkan bisa menyelesaikan masalahmu. Rentetan pertanyaanku mungkin semakin membuatmu merasa kesal. Tapi kenyataan hatiku resah melihatmu seperti ini tak bisa ku elakkan. Bagaimana caranya sayang agar kau bisa berbagi beban denganku? bagaimana caranya agar kekasihku yang aneh ini kembali menjadi dirinya lagi? Aku kehabisan akal untuk membujukmu.


Lihat aku,sayang. Tatap mataku dan kau kan temukan bahwa masih ada orang yang bersedih ketika kau bersedih. Bahwa masih ada orang yang ingin melihat lengkungan senyummu. Jangan simpan segala tanggungan itu sendirian,sayang. Ada aku,disini untukmu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Am I Wrong?

Cerita Akhir

Kilas balik