Patah Untuk Kedua Kali
Hati siapa yang tak terluka,
Jika tahu selama ini ada yang diam-diam hadir di antara sepasang manusia
Hati siapa yang tak kecewa,
Jika mengetahui kepercayaan yang di beri kini hancur tercerai berai
Bahkan tulus dan setianya di robek paksa perlahan-lahan
Sakit,
Sangatlah sakit.
Hancur,
Begitu hancur.
Pada bagian mana lagi aku melakukan kesalahan
Hingga dongeng indahku berubah jadi mimpi buruk
Untuk kedua kalinya, aku ditikam pelan-pelan melalui pelukan
Malu ku semakin bertambah,
Kala banyak keluarga bertanya tentang kita
Bagaimana aku mampu menghadapi ini semua?
Pula bagaimana aku harus menghadapi realita,
Karena sebagian besar hidupku di isi olehmu
Aku tertunduk lemah,
Menangis hingga tak lagi mengeluarkan suara.
Menepuk-nepuk dada,
Agar ia bisa menerima nyata.
Bahwa kebangganku telah mendua
Bahwa kepercayaanku telah di noda
Kamu,
Yang ku kira sebagai pengobat luka dimasa laluku
Ternyata mampu memberi luka hingga aku sulit untuk melupa.
Komentar