Pertemuan Terakhir
Saat detik-detik kebersamaan kita
berakhir,aku menyadari bahwa betapa pedulinya kau terhadapku. Ada banyak doa
yang ku rapal di dalam hati saat pertemuan singkat terakhir kita. Walaupun semua
doa itu terkesan mustahil,tapi aku percaya pada-Nya. Untukku ini akan menjadi
hal yang sulit di hadapi. Namun,aku mencoba menggapai logikamu. Melihat dari
sudut pandang yang lain. Menemukan kenyataan bahwa masih ada hal indah yang tersisa
meski tanpa hadirmu di sisiku.
Sempat aku berfikir mengapa harus
sejauh ini kau pergi meninggalkanku? Tapi saat aku kembali berdialog dengan
pikiranku sendiri,aku mengerti satu hal tuan. Cinta butuh pengorbanan. Dan saat
ini kau melakukannya. Mengorbankan cinta ini untuk satu tujuan yang jauh lebih
bermakna. Aku tidak ingin menjadi penghalang untuk langkahmu. Pergilah,tuan. Jangan
risaukan keadaanku. Jika beberapa detik yang lalu aku terlihat berantakan,kini
aku telah merubah keadaanku menjadi lebih (tampak) baik-baik saja.
Komentar