Salah Sangka

          Perasaanku mengatakan bahwa kau punya rasa yang sama kepadaku. Setiap hal yang kau lakukan untukku benar-benar membuatku merasa begitu teristimewa. Hingga aku lupa bahwa kaupun bersikap seperti ini kepada yang lainnya. Suara lembutmu yang menyapa pendengaranku,membuat mimpi-mimpiku menjadi indah. Tapi sekali lagi,kau melakukan itu bukan hanya padaku.
          Semua orang bisa bersorak bahwa kita adalah pasangan yang serasi kerena berhasil bertahan sampai selama ini. Namun mereka tidak pernah tahu bahwa bukan hanya aku yang kau perlakukan seperti ini. Aku terlalu terbawa suasana. Menganggap bahwa setiap rayuanmu hanya tertuju untukku. Perasaan ini tumbuh dan mengakar lebih cepat dari yang ku perkirakan. Tapi kau jangan khawatir,kebahagianmu jauh lebih berharga bagiku. Jika memang kau merasa risih atas perasaanku padamu,maka aku akan menghapusnya hingga tidak ada lagi bekasnya. Jika memang karena getar-getar samar ini kau memilih menjauh,maka aku akan membunuhnya untukmu.

          Selamat tinggal seseorang yang pernah hampir ku miliki. Kau adalah doa yang terlalu tinggi untuk ku raih. Sedangkan kita adalah keberuntungan yang tak pernah menjadi nyata. Biarkan aku menanggung semua ini,karena aku yang memulai semuanya. Harusnya aku tidak mendekatimu,karena kita tahu bahwa salah satu diantara kita hanya akan mendapat luka. Jalani saja harimu. Anggap bahwa beberapa hal yang pernah terjadi semalam adalah mimpi buruk yang akan segera kau lupakan. Melangkahlah untuk menggapai semua hal yang kau ambisikan. Jangan pedulikan aku,sebab aku sudah biasa datang dan pergi sesuai inginmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Am I Wrong?

Cerita Akhir

Kilas balik